DIRGAHAYU KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESI KE 71 TH. JAYA SELALU !!!

Senin, 24 Oktober 2011

Pengakuan Terlarang Remaja Putri Digilir Pemabuk

Senin, 24 Oktober 2011
Pengakuan Terlarang Remaja Putri Digilir Pemabuk ; Usianya masih belia. Namun siapa yang sangka, remaja putri 13 tahun ini menjadi korban perundungan orang-orang mabuk. Remaja berinisial SD ini tinggal di emperan ruko kawasan Klandasan. Dia mengaku sudah mengalami semua bentuk jenis pelecehan seksual.Bukan hanya itu ia juga sudah menjadi konsumen tetap rokok dan obat-obatan terlarang. Sungguh keadaan yang sangat ironis. Namun pengakuan ini ia ungkapkan kepada salah seorang wanita yang sempat ditemuinya beberapa kali. “Kalau sama saya dia mau curhat, jadi saya kasihan liat dia seperti itu,” ucap -sebut saja- Sari (bukan nama sebenarnya) saat mengantar SD ke Gedung Biru Kaltim Post, Jumat (9/4) malam tadi. Diterima di lobby lantai tiga Gedung Biru, Sari juga menceritakan bagaimana awal pertemuannya dengan gadis kecil ini.Kepada Post Metro Sari menerangkan bahwa sekira seminggu lalu ia bertemu dengan SD dalam keadaan berdarah-darah di sekitar pahanya dan mengaku sedang hamil. Saat ditanya apa yang terjadi, gadis kecil ini hanya menjawab pendarahan.Merasa iba dengan kondisinya, akhirnya Sari-pun berusaha untuk membelikan pembalut di mall. Sialnya anak yang mengaku hanya sebatang kara di Balikpapan ini raib saat Sari masuk ATM. “Padahal mau saya belikan baju sama pembalut, e….gak tahunya ilang.Dan baru malam ini saya ketemu lagi di Taman Bekapai,” terang wanita berambut panjang ini. Setelah beberapa kali pertemuan akhirnya Sari mengetahui bahwa SD adalah korban pelecehan seksual yang dilakukan secara bergantian.Namun biasanya hal itu dilakukan setelah ia menelan obat-obatan terlarang sebangsa LL pemberian dari para pemuda yang akan memanfaatkan tubuhnya itu. Dan ini sudah terjadi berkali-kali. Bukan hanya itu, SD ini mengaku sudah pernah melakukan kuret rahim.Hal itu dijawabnya saat ditanya ikhwal bekas jahitan yang ada di perutnya. Terlepas dari semua yang telah terjadi pada gadis mungil ini, Sari berharap bahwa dirinya bisa mengadopsinya. Hal ini terdorong karena ia merasa bagaimanapun kondisi orang tuanya, sangat tidak manusiawi jika menelantarkan anaknya.Apalagi kepada dirinya SD mengaku hidup sebatang kara. Bukti bahwa ia sering ‘digilir’ juga diceritakan salah seorang juru parkir yang ada di sekitar taman Bekapai. Menurutnya ia sering menemui anak ini tertidur dengan salah seorang pria ABG mabok di sekitar jembatan penyeberangan orang (JPO).“Saya juga sering lihat dia tertidur di JPO. Tapi kalau tidurnya dengan anak itu (Pria ABG) pasti malamnya dia (SD) habis digilir,” tambah pria yang namanya enggan untuk dikorankan ini.


Sumber: Pengakuan Terlarang Remaja Putri Digilir Pemabuk

0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...