SENYUM, SAPA DAN SALAM

Senin, 06 Februari 2012

20 Rumah Terdata Menjadi Tempat Praktek Protitusi di Kampar

Senin, 06 Februari 2012
Bangkinang, Sekurangnya 20 unit rumah terdata menjadi tempat praktek protitusi di Kecamatan Tapung, Kampar. Masyarakat meminta agar aparat keamanan dan pihak terkait menindak tegas pemilik rumah tersebut karena sangat menganggu dan membuat resah.

"Mungkin ini dampak dari penggusuran lokalisasi Teleju Pekanbaru, sehingga mereka yang berprofesi sebagai PSK (Pekerja Seks Komersial) ini lari ke Tapung, ini sangat menganggu dan meresahkan masyarakat yang ada di sekitar tempat itu", kata Ketua Nadatul Ulama Kabupaten Kampar Kyai H.Baizuri, yang juga tokoh masyarakat Kampar.

Menurutnya saat ini telah menjamur tempat Peraktek Prostitusi salah satunya di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, berdasarkan laporan masyarakat , para Pekerja Sek Komersial ( PSK ) ini muncul sejak bulan Agustus 2010 lalu, dan mereka ini adalah pindahan dari lokalisasi Teleju yang telah di gusur oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, "Mereka membangun rumah kecil-kecil tidak terlihat seperti rumah prostitusi, sekarang bangunan tersebut bertambah besar, PSk nya semakin banyak sekitar 20 unit rumah, ujar Baizuri.

Baizuri mengatakan, dalam mengatasi persoalan ini pihak keamanan seperti Satpol –PP, Kepolisian dan juga Pemerintahan Desa seolah olah tidak mau tahu atas apa yang telah terjadi, "Saya tidak tahu, apa alasan dari petugas menghadapi persoalan ini, jelasnya.

"Atas nama masyarakat Tapung Raya dan kabupaten Kampar , mengharapkan Bupati Kampar serta kepada Aparat Penegak Hukum segera mengambil tindakan tegas. Karena ini sudah sangat meresahkan bagi masyarakat, jangan disalah kan masyarakat nantinya terjadi tindakan anarkis untuk menutup secara paksa tempat Prostitusi yang ada di Desa Karya indah tersebut, “ungkapnya.

Senada dengan itu, Tokoh masyarakat Kampar Nasri Alamsyah meminta agar pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kampar, segera turun tangan dalam pemberantasan Penyakit Masyarakat ( Pekat ) di Bumi Serambi Mekah yang kita cinta ini, "Kita tidak ingin nama Serambi Mekkah yang telah melekat di Kampar, tercoreng oleh ulah dari Para PSK yang hanya semata mata menggunakan kesempatan untuk mencari keuntungan dan merusak Moral anak anak kita", pintanya

Nasri menjelaskan, sudah banyak tempat praktek prostitusi ini menjamur di Kampar, seperti di daerah XIII Koto Kampar dekat jembatan PLTA, di sekitar Petapahan atau simpang Topas dan yang kini mulai tumbuh subur di Desa Karya Indah Tapung.

Sementara itu Kepala Kantor Satpol PP Drs A Mius, berjaji akan turun ke lokasi tersebut melakukan penyisiran dan tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku, jelasnya.
 

0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...