DIRGAHAYU KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESI KE 71 TH. JAYA SELALU !!!
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2012

Kamus Bahasa Gaul Dalam Dunia Perlendiran

Rabu, 21 Maret 2012
 

Pernah ke forum-forum dewasa seperti "semprot.com" ? disana banyak kamus- kamus yang sangat asing buat kita, tapi kaluayang sudah sering jalan - jalan ke forum BB 17+ pasti udah melekat di otak. Khusus yang belum genap 17+ dilarang baca sampai bawah......

Biar gak salah gaul atau dibilang gak gaul ... hehe...monggo disimak kamus gaul perlendiran berikut:

0 comments

Sabtu, 29 Januari 2011

Rahasia Kaya Raya dari Orang yang sukses

Sabtu, 29 Januari 2011
Ini posting Copy-Paste dari sumber lain. Sumbernya di sini, judulnya : Rahasia Kaya Raya dr Orang yang sukses.
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau eko seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.
Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan “tidur”. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, “Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?”
Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.
” Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,” begitu beliau memulai penjelasannya.
RAHASIA PERTAMA
“Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

1 comments

Selalu ada Solusi dari Setiap Masalah

Satu hal yang sering dianalogikan bagi seorang pengusaha adalah ia sebagai problem solver atau pemecah masalah atau pembeli solusi. Karena justru dari kegiatan memberi solusi ini seorang pengusaha berhak menerima reward atau profitnya.

Ada orang yang tidak bisa menanam padi, tapi butuh makan, maka pengusaha memberinya solusi dengan menyediakan (mendatangkan dan menjual) beras. Sudah ada beras, tapi tidak sempat masak, maka pengusaha memberi solusi dengan menyediakan makanan cepat saji. Ada lagi orang yang ingin punya rumah, tapi tidak bisa membangunnya sendiri, maka si pengusaha membatu membuatkan rumah buat orang tadi dan menjualnya pada orang tersebut. Itu gambaran gampangnya.
Nah, lebih dalam lagi, dalam setiap aktifitas berusaha atau berbisnis, seorang pengusaha juga pasti akan menemukan masalah-masalah yang harus ia pecahkan. Entah masalah SDM, pemasaran, hubungan interpersonal, atau bahkan masalah dalam keluarga sendiri. Karena tanggung jawab atas ada-tidaknya solusi bagi setiap masalah dalam bisnis juga pasti kembali pada si pengusaha alias si business owner.

0 comments

Bagaimana UKM Memanfaatkan Internet?

Saat ini banyak usaha kecil menengah (UKM) bermunculan di Indonesia. Hal ini berdampak positif bagi perekonomian global di Indonesia maupun juga dalam rangka meningkatkan daya saing dalam bidang penyediaan produk atau jasa di segala bidang. UKM disini bisa berbagai macam, mulai dari usaha handycraft, produk makanan, jasa rental kendaraan bermotor atau juga usaha di bidang IT seperti menjual space hosting dan juga jasa web design.

Beberapa waktu yang lalu ada acara talkshow di salah satu radio swasta yang membahas topik pemberdayaan IT dalam mendukung usaha kecil menengah. Menurut salah satu narasumber acara itu, Bido A. Budiman dari ifc.org yang biasa memberikan pelatihan-pelatihan kepada UKM di Indonesia mengenai pemanfaatan IT dalam menunjang usahanya, penggunaan internet sebagai media teknologi informasi dalam menunjang UKM bisa dijabarkan menjadi beberapa poin seperti berikut ini :
Media Komunikasi
Internet digunakan sebagai media komunikasi dengan berbagai pihak, misalnya antara UKM dengan suplier. Ambil contoh UKM di bidang peternakan ayam. Pemiliknya bisa menggunakan e-mail kepada suplier pakan ternaknya untuk melakukan order atau sebaliknya pihak suplier yang melakukan komunikasi dengan UKM. Jadi, komunikasi di sini bisa bermacam-macam, salah satunya penggunaan e-mail. Pernah ada perusahaan jasa tenaga kerja di Surabaya yang sudah menggunakan Yahoo! Messenger untuk melakukan negosiasi dengan calon penampung tenaga kerja di Hongkong. Jadi para calon TKI tersebut duduk di depan PC yang dilengkapi denganwebcam sehingga calon penampung tenaga kerja di luar negeri bisa melihat langsung kondisi fisik dari calon TKI dan melakukan wawancara melalui media voice chat.

0 comments

Sepuluh Kualitas dari Lingkungan Kerja yang Positif

Peter Warr (1999) mereview tentang penelitian kepuasan kerja dan mengklasifikasikan elemen mayor dari lingkungan kerja merupakan determinan dari well-being dalam kerja. Elemen-elemen tersebut adalah:

  1. opportunity for personal control. Pekerja membutuhkan kepastian kerja, kebebasan, otonomi, partisipasi dalam membuat keputusan, dan determinasi diri di dalam bekerja.
  2. opportunity for skill use. Kebutuhan kompetensi adalah satu dari tiga hal yang paling mendasar dari kebutuhan manusia.
  3. reasonable externally generated goals. Kepuasan diasosiasikan dengan adanya tujuan yang jelas yang dapat menstimulasi kondisi kerja yang menantang.

0 comments

Mengukur Tingkat Kepuasan Pelanggan: Perspektif Psikologi Konsumen

Fenomena universial yang terjadi di dunia bisnis dalam era global saat kini, selalu berhadapan dengan situasi kompetisi yang semakin menajam, baik dalam pasar domestik maupun di pasar internasional. Guna memperoleh kemenangan dalam persaingan  itu, maka perusahaan harus mampu memberikan kepuasan terhadap para pelanggannya, dengan strategi yang relevan sesuai dengan karakteristik produknya, melalui berbagai cara; misalnya saja dengan memberikan produk yang mutunya lebih baik, harganya lebih murah, pengantaran dan penyerahan produknya lebih cepat, pelayanannya lebih baik, bila dibandingkan dengan apa yang diperbuat oleh pesaingnya. Apabila hal itu terjadi sebaliknya, yaitu produk dengan mutu yang jelek, harganya mahal,  pengantaran produknya lambat, pelayanannya seenaknya, maka keadaan ini pasti memberikan ketidakkepuasan bagi pelanggan.

Pelanggan yang memasuki situasi “jual-beli” pasti memiliki harapan-harapan tertentu, angan-angan tentang perasaan yang ingin mereka rasakan ketika mereka menyelesaikan suatu transaksi jual-belinya terhadap produk yang akan digunakan untuk kepentingan/keperluannya. Mereka juga ingin menikmati pelayanan yang dibayar untuk penguasaan sebuah produk yang ditawarkan.
Fenomena yang digambarkan di atas, kemungkinan tidak terjadi dan bahkan cenderung terabaikan, apabila kondisi pasarnya bersifat monopoli, sedangkan produknya pasti diperlukan oleh pelanggannya, karena produk yang dihasilkan menyangkut kebutuhan yang vital bagi pelanggannya. Sehingga bagi pelanggan hanya memiliki satu pilihan, yaitu, “ya” atau “tidak”, “mau” atau “tidak”. Produsen mempunyai kekuasaan absolut untuk mempermainkan situasi persaingan atau bahkan perebutan bagi kalangan pelanggannya. Oleh karena itu, produsen cenderung sewenang-wenang dalam memerankan dirinya, kadang-kadang menjadi lupa untuk memperhatikan mutu pelayanan yang seharusnya diberikan kepada para pelanggannya, untuk mencapai tingkat kepuasan tertentu.

0 comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...